Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

Dimana Ada Keinginan, Disitu Ada Bank Mandiri

Gambar
Oleh. Asa Jatmiko Dimana ada kemauan, di situ ada jalan. Begitu kata pepatah. Dan hal itu semakin terasa nyata ketika kita mau bersahabat mesra atau bahkan menjadi bagian dari tumbuh-kembangnya sebuah bank yang ingin menjadi Lembaga Keuangan Indonesia yang paling dikagumi dan selalu progresif; Bank Mandiri , dengan menjadi nasabahnya. Apapun keinginan kita, Bank Mandiri selalu siap membantu kita mewujudkannya. Semua keinginan itu terpenuhi, bersama kemudahan-kemudahan yang diberikan serta beranekanya jenis layanan sesuai kebutuhan kita. Solusi 7 Detik Perkembangan jaman dan teknologi sekarang ini telah membawa kita semua kepada situasi dimana semua kebutuhan dan pelayanan diterima dengan cepat, dan juga tepat. Kita menginginkan semua hal dan secepat mungkin kita bisa meraihnya. Pemecahan akan permasalahan kita berada pada “waktu kritis”, yakni dalam durasi 7 detik pertama semenjak kita mulai memikirkannya. Apabila solusi terpecahkan selama lebih dari 7 detik, maka layanan yang d...

Terbang Papat, Mahakarya Kebudayaan

Kesenian Terbang Papat merupakan kesenian tradisi khas Kudus. Dari masa ke masa, kesenian tersebut semakin ditinggalkan masyarakatnya. Alih-alih mengenal permainan alat musik kemplong, telon, salakan, dan lajer dengan melantunkan Albarzanji, Terbang Papat juga semakin menjadi sesuatu yang asing bagi generasi muda. Itulah yang mendorong diadakannya tabuh Terbang Papat oleh Forum Komunikasi Terbang Papat (FKTP) yang diketuai Kholid Seif. Bahkan agenda tabuh Terbang Papat pada bulan Juli yang lalu berhasil memecahkan rekor tabuh Terbang Papat terlama. Rekor tabuh terbang papat ini melibatkan 131 grup dari ratusan desa yang berasal dari setiap kecamatan yang ada. “Lamanya waktu tabuh terbang ini adalah 87 jam dengan durasi main setiap grup selama 40 menit,” ujarnya. Kegiatan pemecahan rekor Muri mengambil tema “Menabur Sholawat Menuai Syafa’at” ini berlangsung pada 15 - 19 Juli 2012. “Terbang papat kami yakini sebagai seni khas Kudus yang harus dilestarikan,” ujar Kholid Seif yang juga...

Pamflet Tembakau

Gambar
Sajak Asa Jatmiko Rangu rangu tiyas matrenyuh. Mawa sukarena. Radyan anggarjita. Unggul ing ayuda. Karsaning Hyang. Duh Gusti Dasih kula. Sumungkeming ngarsa pada Gusti kula. Ing ngarsanta kula nyuwun. Gunging Pangaksama. Miwah wicaksana. Nyuwun panguasa. Ing tyas kawula. Duh gusti, mugi kawula Tulusa nglebur dur angkara. Duh tulusa. Seperti laju kereta, berderap bergemuruh, kencang menuju arah matari Sekali langkah, dua tiga bukit terlewati, empat lima sungai tersebrangi. Berderap bergemuruh seperti gairah degup jantung Memompa darah ke seluruh aorta kehidupan. Satu dua penghalang, lari tunggang langgang begitu menatap matanya. Tiga empat perusak, lindas diterjang sepak kakinya yang kokoh tiada tara. Kini kita memasuki abad baru, abad yang menghadirkan ruang dan waktu dalam sekejapan mata. Di dalam ruang yang tak berjarak dan tak berbatas. Di dalam waktu yang tak berselang dan tak berhingga. Yang membuat kita terharu-biru, tetapi lebih sering membuat ...

Membeli Jogja di Malioboro

Gambar
Semua orang tahu Malioboro. Sebuah ruas jalan yang berada di tengah-tengah Kota Jogjakarta. Sebuah ruas jalan yang menjanjikan seribu pengalaman visual dan historis kepada setiap pengunjung. Dengan berbagai pendapat masing-masing, semuanya akan berujung pada satu hal penting, “Malioboro, inilah salah satu alasan yang membuatku mencintai Jogja. ” Menawarkan berbagai pengalaman yang menarik, Malioboro seperti seorang gadis yang terus bersolek dan memancarkan daya tarik kepada setiap orang. Belum lengkap ke Jogja jika tidak menikmati Malioboro. Akan tetapi, benarkah demikian adanya kondisi Malioboro hari ini? Dengan maraknya pedagang kali lima yang terkesan apa adanya, para turis dan pejalan kaki yang mesti berjalan berjejalan laiknya pasar senggol, dan alih-alih kita merasa nyaman, apakah kita menikmati keindahan tata kota ketika penataan parkir yang memarkir kendaraan kita di tempat yang tidak tertata? Penjaja kuliner khas Jogja yang nikmat, gelaran pernak-pernik cindermata para pe...

Bahasa Indonesia di Tangan Musisi Indonesia

Oleh. Asa Jatmiko Bahasa menunjukan bangsa. Kita selalu menyebutnya demikian, manakala kita mulai mempertimbangkan bahasa sebagai bagian penting dari kehidupan dan dinamika sebuah masyarakat. Dalam aspek sosiologi, bahasa mengejawantah dalam tutur kata yang menyatu bersama kebudayaannya. Dia tidak semata-mata menjadi alat komunikasi, melainkan lebih dari itu, larut di dalam sendi kehidupan masyarakat itu sendiri. Dia tidak sekadar menjadi “penghubung/penyambung” sesuatu informasi, melainkan menjadi darah-daging dari kebudayaan, yang bersamanya pula bahasa menjadi hidup dan berkembang. Pada tingkat ini, bahasa tidak lain adalah ekspresi dari seseorang, kelompok, atau masyarakat itu sendiri. Pada setiap bidang kehidupan, bahasa memiliki ekspresinya masing-masing, untuk mewujudkan pemikiran dan gagasan. Demikian pula dari aspek hukum, ekonomi dan politik, bahasa sesungguhnya merupakan pencitraan atas suatu pemikiran atau gagasan yang lebih nyata. Tentu saja, dengan caranya masing-mas...