Postingan

Jalan Cahaya

Jalan Cahaya DRAFT #1 - SEBUAH DRAMA MUSIKAL 100 TAHUN FIC di Indonesia (1920 – 2020) Naskah: Asa Jatmiko TOKOH: - BRUDER 2 - PEMUDA - BRUDER 1 - BRUDER 3 - BRUDER 4 - BRUDER 5 - BU GURU - BUNDA MARIA - PELATIH SHALAWATAN - AYAH - IBU - ANAK-ANAK SEKOLAH / PARA REMAJA - ORANG-ORANG ACT 1 Scene 1 SETTING: FOTO-FOTO LAWASAN, TAHUN 1920 - 1945 ADEGAN DIBUKA DENGAN PENAMPILAN MARCHING BAND YANG TERBAGI DUA: KANAN DAN KIRI PANGGUNG. SEMENTARA DI PANGGUNG, KOREOGRAFI TARI. MARCHING BAND        (JENIS MUSIK) PENARI                         LIMA PENARI YANG MENGGAMBARKAN PERISTIWA KEDATANGAN MEREKA KE JAWA. TERGAMBAR BAGAIMANA MEREKA MELIHAT KEINDAHAN TANAH JAWA, KEMUDIAN PERJALANAN-PERJALANAN YANG SULIT, BERLIMA SALING MENOPANG DAN MENGUATKAN. Scene 2 SETTING: SEBUAH HALAMAN ...

Satu Muara

Asa Jatmiko SATU MUARA Serayu - Klawing Karena kekalahan pun menuntut bebungah maka biar pun aku sudah tak sanggup lagi melangkah aku persembahkan jiwaku menjadi lingga di sini agar kamu tahu, tak ada lagi dendamku kepadamu Akhirnya aku berbelok dan bertaut di lembah ini memilih yonni yang rimbun oleh waru-waru doyong muara penenang anak cucu kita, berabad selanjutnya biar pun sesudah ini aku hanya tugu datanglah kemari setiap saat kalian punya rindu Kang, kemenangan pun butuh diluruhkan aku wanodya yang ingin kau tegak bagai tugu kubawakan kemenanganku dalam kekalahanmu di sini, kita mesti berhenti beradu dan bertikai mengalirlah bersama menuju satu muara 2020

Anak Serayu Ibu

Asa Jatmiko ANAK SERAYU IBU Cah, semalam di pedangan aku mendengar suara kemleset seperti suara air melewati daun-daun rumput yang menuju blumbang tapi sepertinya bukan air tubuhnya licin melata di antara gendhéng dan empyan sesekali terdengar kemretak lalu tak terdengar lagi sesaat sebelum subuh Cah, sudah tidurkah kamu? kamu dengarkah suara dari balik gunung meraung-raung sepanjang hari? berhentilah pegang hape nonton tivi sebaiknya lekaslah kamu pergi Biyung, sebenarnya aku tak akan pulang sebelum membawa serantang kisah masa depan tapi malam iniaku terpaksa kembali rumah kita blabur ular berbisa penuh belet di seluruh ruang dan tiap sudutnya. Biyung, kamu mengungsi kemana? 2020

Agni Prajnaparamita

Asa Jatmiko AGNI PRAJNAPARAMITA bumi di sudut sunyi pijar sukma jari-jemarinya doa agni prajnaparamita terlukis cahaya selembar hidup, terang tanpa cela hamparan putih nan sederhana yang merangkum keluasan semesta sebagaimana awalnya kamu ada jiwamu jagat kecil yang sempurna namamu adalah legenda puncak peradaban atas kehidupanmu menulis urup menjadi urip titik demi titik dalam gairah cinta menjadikan urip yang urup garis demi garis merangkai kisah aku tahu, tentu hidup tak semudah kita bicara gelegak kehendak yang terendam dalam canting tembaga harus selaras dengan arah cinta dan kerinduan melukis keindahan sebagai cahaya penuh warna hati dan kebajikan meneduhkan matamu mengarahkan jari-jemarimu di setiap goresan aku tahu, perjalanan hidup selalu tak sempurna namun kita selalu berusaha menjangkau adi kodrati hingga elok nan indah lembaran hidup dan kisah yang tergelar di selembar kain mori kehidupan awal yang sekalig...